Cerita Anak Sayembara Mencari Raja Tidur - Diceritakan pada dahulu kala, terdapat seorang putri kerjaan yang sangat cantik, tetapi ia tidak mau menikah, meskipun sudah beberapa kali sang raja menyarankan dirinya untuk menikahi calon pilihan sang raja.

Cerita anak yang diambil dari daerah bengkulu ini unik, karena ternyata sang putri raja, menginginkan dirinya dinikahkan dengan Raja Tidur. Sang Raja pun mencari siapa sebenarnya Raja Tidur yang dimaksudkan oleh anaknya itu.
Cerita Anak Anak, Cerita Anak Pendek, Cerita Anak, Kumpulan Cerita Anak, Dongeng Anak, Dongeng Anak Pendek, Dongeng Anak Anak, Kumpulan Dongeng Anak
Cerita Anak Sayembara Raja Tidur
Karena anaknya tidak pernah memberikan ciri-ciri siapa raja tidur itu, singkat cerita akhirnya raja memutuskan untuk mengadakan sayembara demi mencari raja tidur tersebut. Siapakah sebenarnya raja tidur itu? apakah sang raja menemukan calon pilihan anaknya? Silahkan baca cerita anak dibawah ya.

Cerita Anak Raja Tidur


Ada sebuah kerajaan yang memiliki seorang Raja yang bijaksana dan bijaksana dari tanah Rejang. Raja tersebut bernama Raja Jungur. Dia memiliki seorang putri cantik bernama Putri Serindu. Untuk waktu yang lama Raja ingin memiliki menantu laki-laki. Ketika ditanya, Putri Serindu ingin menikahi Raja Tidur.

Hingga sang Raja mengadakan sebuah sayembara. “Barangsiapa pun yang dapat tidur paling lama, dia yang akan dinobatkan sebagai Raja Tidur dan akan menjadi suami Putri Serindu. Sebarkan berita besar ini, apalagi memiliki syarat yang mudah dan hadiah akan menikah dengan seorang putri cantik.” Ujar Sang Raja.

Mendengar peraturan sayembara tersebut yang mudah akhirnya banyak orang yang mengikuti sayembara tersebut. Di antaranya, Anak Lumbang, seorang anak yatim piatu yang tampan pengrajin bubu. Setiap hari dia membuat bubu dan menjualnya ke pasar. Bubu adalah alat tradisional untuk menangkap ikan.

Anak Lumang pun ikutserta dalam sayembara sang raja, tetapi ia ingin mengikuti sayembara sambil membuat bubu. Akhirnya, ia akan membuat bubu terlebih dahulu sebelum mengikuti sayembara. Ketika lomba dimulai, semua peserta mulai menutup mata mereka. Namun, Si anak Lumang malah bekerja untuk membuat bubu.

Pekerjaan itu baru ia selesaikan sebelum fajar. Meskipun pekerjaannya sudah berakhir dan sudah merasa mengantuk, dia tidak langsung tidur. Dia mengurus semua sisa pekerjaannya. Setelah semuanya beres, seketika ia langsung tidur dengan sangat nyenyak.

Pagi-pagi Putri Serindu berkeleling desa untuk menilai semua peserta satu persatu disertai oleh Raja, pengawal, dan para Menteri. Sesampainya Putri Serindu di rumah Anak Lumang ia terpesona dengan keindahan bubu yang digantung di dinding milik Anak Lumang. Sang Putri juga sempat melihat isi tas anak Lumang yang berisikan peralatan untuk membuat bubu.

Putri Serindu tahu, ternyata pemuda ini membuat bubu terlebih dahulu sebelum tidur. Pantas saja ia tidur dengan sangat nyenyaknya karena kecapean. Melihat akan hal itu Putri Serindu tersenyum gembira dan melegakan hatinya. Dia telah menemukan tambatan hatinya.

Ternyata, Raja Tidur yang dimaksud Sang Putri bukanlah pemuda yang suka tidur dan pemalas, melainkan pemuda yang suka bekerja, ulet, dan rajin, sehingga ketika waktu tidur tiba, ia bisa tidur nyenyak. Akhirnya, Anak Lumang memenangkan sayembara tersebut. Raja Jungur dan Permaisuri bahagia.

Pernikahan itu berlangsung selama tujuh hari tujuh malam. Kedua pengantin hidup dalam keharmonisan dan kebahagiaan.

Pesan Moral Cerita Anak
Ketekunan adalah salah satu modal untuk meraih kesuksesan. Dan tidak boleh menjadi anak yang malas.
Itulah Cerita Anak Pencarian Raja Tidur yang banyak sekali pelajaran yang kita dapat untuk mengedukasi anak anak sahabat sastraindo dimanapun. Semoga anak kita menjadi anak yang rajin, senang bekerja dan pintar ya. Amin.