Cerita Anak Kerajaan Timur dan Barat – Di wilayah Sumatera Utara terdapat cerita anak yang menceritakan tentang sebuah kisah sedih anak mahkota raja dan kakaknya yang dibuang ke sebuah hutan karena sebuah keserakahan Pamannya yang ingin menjadi raja.

Pamanya itu tidak memiliki hati sama sekali, demi sebuah tahta, dia berani membuang kedua ponakannya ke dalam hutan, ponakan pertamanya ia mengikatnya di batang pohon sampai meninggal, dan ponakan terakhirnya ia biarkan hidup seorang diri didalam hutan.

Tetapi siapa sangka, anak terakhir yang ia tinggalkan di dalam hutan dapat bertahan hidup, dan tumbuh dewasa dengan gagah dan berani.
Cerita Anak Anak, Cerita Anak Pendek, Cerita Anak, Kumpulan Cerita Anak, Dongeng Anak, Dongeng Anak Pendek, Dongeng Anak Anak, Kumpulan Dongeng Anak
Cerita Anak Kerajaan Timur dan Kerajaan Barat
Singkat cerita akhirnya dia meminta bantuan kepada pamanya yang baik hati untuk menyerang pamanya yang jahat. Tetapi pamanya memberikan 4 syarat yang harus dilakukan. Apakah syarat tersebut? apakah ia sanggup menjalankanya. Silahkan baca selengkapnya cerita anak tentang anak kerjaan timur dan kerajaan barat.

Cerita Anak Kerajaan Timur dan Sandean Raja


Di Sumatera Utara ada kerajaan Timur dan Barat. Lalu raja dari Kerajaan Timur menikahi adik perempuan Raja dari Kerajaan Barat. Mereka memiliki dua orang anak, seorang anak perempuan bernama Dayang Bandir dan seorang putra bernama Sandean Raja.

Tanpa diduga, Raja tiba-tiba meninggal dunia. Karena Sandean Raja masih sangat kecil, maka diputuskan Tahta diserahkan kepada Paman Karaeng menjadi Raja. Sayangnya, paman Karaeng adalah raja yang rakus. Karena takut tahtanya diambil oleh Sandean Raja, paman Karaeng kemudian membuang Dayang Bandir dan Sandean Raja ke dalam hutan.

Di hutan Paman Karaeng mengikat Dayang Bandir pada pohon yang tinggi sehingga Sandean Raja yang kecil, tidak dapat mencapainya. Setelah beberapa hari bergelantungan tanpa makan, akhirnya Dayang Bandir meninggal.

Kemudian Sandean Raja tinggal sendirian di hutan, sampai dia tumbuh menjadi seorang pria muda yang tampan dan gagah. Setiap hari, Sandean Raja ditemani oleh roh kakaknya yang selalu merawatnya. "Saudariku, pergilah melihat Raja Soma di Kerajaan Barat," roh Dayang Bandir berbisik pada suatu malam.

Raja Soma adalah adik perempuan dari ibu Dayang Bandir dan Sandean Raja Dia adalah raja yang bijaksana. Sandean Raja kemudian keluar dari hutan untuk menemui Raja Soma seperti yang dibisikan roh kakaknya. Sampailah Sandean Raja di Kerajaan Timur dan menemui Raja Soma "Hamba minta maaf, Baginda. Hamba adalah Sandean Raja, Putra Mahkota dari Kerjaan Timur," kata Sandean Raja.

Mendengar akan hal itu, Raja Soma berkata "Yah, jika kamu benar-benar keponakanku, aku akan menguji kamu dengan empat syarat. Pertama, pindahkan pohon ke istana. Kedua, harus membersihkan hutan untuk membuat ladang. Ketiga, membuat istana besar. Dan keempat, kamu harus bisa menunjuk seorang putri raja di antara puluhan gadis yang berada di ruangan gelap. "

Tanpa kesulitan, Sandean Raja berhasil melaksanakan semua syarat yang diberikan oleh Raja Soma itu. Akhirnya, Sandean Raja dinikahkan oleh Raja Soma dengan anak perempuanya.
Singkat cerita, setahun kemudian, Sandean Raja menyerang Kerajaan Timur, untuk meneruskan ayahandanya menjadi raja. Perang terjadi begitu hebat, hingga Paman Karaeng dibunuh sendiri di tangan Sandean Raja. Sandean Raja kemudian diangkat menjadi raja Kerajaan Timur yang memiliki sifat arif dan bijaksana.

Pesan Moral Cerita Anak
Sebuah kejahatan pasti akan dibalas dengan balasan yang setimpal. Jadi adik harus berbuat baik kepada siapapun yah, jangan berbuat jahat ok. Karena orang jahat dibenci oleh tuhan.
Itulah Cerita Anak yang menceritakan tentang perjuangan seorang putra mahkota untuk mendapatkan kembali tahta kerajaan yang pamanya ambil. Semoga dapat memberikan pelajaran yang baik untuk anak sahabat sastraindo dimanapun berada yah, khususnya yang tinggal dari daerah Sumatera Utara yah.