Cerita Anak Hadiah Dari Ular - Cerita anak ini bercerita tentang kisah seorang pemuda yang merupakan anak satu-satunya raja yang berhati baik yang susah mendapatkan keturunan, dan akhirnya melahirkan anak laki-laki.

Ia menolong para binatang yang sedang disakiti oleh manusia, sehingga para binatang memberikanya sebuah hadiah yang dapat mengabulkan keinginan apa saja.
Cerita Anak Anak, Cerita Anak Pendek, Cerita Anak, Kumpulan Cerita Anak, Dongeng Anak, Dongeng Anak Pendek, Dongeng Anak Anak, Kumpulan Dongeng Anak
Cerita Anak Hadiah Dari Ular Raksaksa

Lantas apa hadiah yang diberikan ular raksaksa kepada putra raja itu? dan bagaimana ceritanya silahkan baca cerita anak dibawah ini yah.

Cerita Anak Hadiah dari Binatang

Pada zaman dahulu kala di negeri Semeulue tersebutlah seorang raja yang kaya raya, arif, dan bijaksana. Sayangnya ia tidak memiliki putra mahkota.

Setelah menunggu lama, berkat usaha dan doa akhirnya Permaisuri melahirkan seorang putra yang diberi nama Rohib.

Karena anak satu-satunya Sang Raja dan Permaisuri sangat sayang dan memanjakan Rohib.

Rohib pun tumbuh besar. Ia lalu dikirim ke kota untuk menuntut ilmu. Sayangnya, Rohib tak menyelesaikan sekolahnya. Raja menjadi sangat marah.

Rohib diusir dan diberi modal uang untuk berdagang. Sampai di tengah-tengah perjalanannya, Rohib melihat orang yang sedang menganiaya binatang. Melihat hal itu Rohib merasa kasian dan tidak tega.

Rohib menawarkan sebagian uang yang dimilikinya supaya mereka berhenti menganiaya para binatang. Uang yang diberikan oleh sang Raja untuk modal Rohib untuk berdagang pun nyaris habis. Mengetahui hal itu ia pun berhenti di tengah hutan dan menangis meratapi nasibnya.

Tiba-tiba, datang se-ekor ular besar mendekatinya. Rohib sangat ketakutan. Tetapi ular itu berkata, "Jangan takut anakku. Aku takkan memangsamu. Sesungguhnya aku hendak memberimu hadiah, karena kamu telah melindungi binatang yang ada di hutan ini dari aniaya manusia, "jelas si ular pada Rohib sambil mengeluarkan sesuatu dari mulutnya.

Kemudian sang ular memberikan Rohib hadiah berupa benda yang dikenal sebagai mentiko bertuah, yang dapat mengabulkan semua permintaan. Setelah mendapatkanya, Rohib pun akhirnya memberanikan diri pulang ke istana.

Supaya benda tersebut tidak hilang, Rohib pun pergi menemui tukang emas untuk menempa mentiko bertuah menjadi sebuah cincin. Sayangnya, si tukang emas yang mengetahui mentiko bertuah menipu Rohib dan lari membawa kabur mentiko bertuah.

Rohib kemudian meminta pertolongan kepada anjing, kucing, dan tikus. Anjing dan kucing akhirnya berhasil menemukan jejak si tukang emas. Dan si tikus berhasil mengambil cincin itu dari si tukang emas.

Tetapi sebelum mentiko bertuah dikembalikan ke Rohib, si tikus membohongi anjing dan kucing bahwa mentiko bertuah  itu hilang.

Dan tikus memberikan mentiko betuah kepada Rohib dengan seorang diri, sementara anjing dan kucing mencari kesana kemari mentiko bertuah itu.

Akhirnya Rohib pun mengira hanya tikus yang paling berhasil merebut  kembali mentiko bertuah miliknya. Mengetahui hal itu kucing dan anjing sangat kesal pada tikus karena di bohongi.

Sejak saat itu, kucing dan anjing jadi sangat membenci dan memusuhi tikus.

Pesan Moral Cerita Anak
Sayangilah binatang, karena sesama makhluk Tuhan. Dan tidak boleh berbohong karena dibenci oleh tuhan.

Itulah cerita Anak Hadiah Dari Ular Raksasa yang banyak memiliki pesan pesan moral untuk anak sahabat sastraindo. Semoga anak sahabat sastraindo menjad anak yang jujur dan baik hati. Amin