Cerita Anak Danau Toba dan Putri Ikan - Kisah ini berasal dari Sumatera Utara yang menceritakan tentang cerita asal usul danau toba yang terkenal luas dan memiliki pemandangan yang indah karena disekeliling danau terdapat bukit bukit.

Cerita ini merupakan cerita anak yang didasarkan pada cerita rakyat Sumatera Utara yang sampai saat ini masih dikenal mengenai seorang ibu yang merupakan jelmaan ikan dan menikah dengan manusia dan akhirnya memiliki anak yang suka sekali makan.
Cerita Anak Anak, Cerita Anak Pendek, Cerita Anak, Kumpulan Cerita Anak, Dongeng Anak, Dongeng Anak Pendek, Dongeng Anak Anak, Kumpulan Dongeng Anak
Cerita Anak Danau Toba dan Putri Ikan

Kenapa kemudian danau toba terjadi, apa yang terjadi dengan putri ikan dan anaknya sampai muncul danau yang begitu luasnya, silahkan baca:

Cerita Anak Asal Usul Danau Toba


Pada zaman dahulu kala, hidupla seorang petani yatim muda di pulau Sumatera. Suatu hari, dia sedang memancing ikan, dan dia mendapatkan ikan yang sangat indah. Warnanya kuning keemasan. Ketika dia memegangnya, tiba-tiba ikan tersebut berubah menjadi seorang Putri Jelita.

Rupanya, Putri Jelita adalah wanita yang dikutuk karena melanggar larangan. Kutukan tersebut kemudian akan berubah menjadi jenis makhluk yang pertama kali menyentuhnya. Yah, karena yang pertama kali menyentuhnya adalah manusia, maka ikan tersebut menjadi seorang manusia.

Karena Petani muda jatuh cinta kepada Puteri Jelita pada pandangan pertama, Petani muda itu kemudian meminta Putri Jelita menjadi istrinya. Tak disangka permintaanya diterima oleh Putri Jelita dengan satu syarat: Petani muda harus berjanji tidak akan pernah mengatakan asal usulnya yang berasal dari ikan kepada siapa pun. Petani Muda pun menyanggupi permintaan tersebut.

Setahun kemudian, mereka diberkati dengan seorang anak lelaki yang memiliki kebiasaan buruk. Dia suka makan. Dia akan memakan semua makanan yang ada dirumahnya, tanpa disisakan sedikit pun olehnya.

Hingga suatu hari, bocah itu memakan semua makanan yang disediakan untuk orang tuanya. Padahal Petani Muda dan istrinya belum sempat makan makanan yang telah disajikan. Tapi anak itu masih merengek minta makanan setelah menghabiskan semua makana.

Melihat akan hal tersebut Petani muda menjadi sangat kesal dan tidak sengaja dia berseru, "Dasar anak ikan!". Kata itu sendiri telah mengungkapkan rahasia istrinya. Dengan demikian janji mereka telah dilanggar.

Setelah kejadian itu, tiba-tiba istri dan putranya menghilang tanpa jejak. Namun, di tanah bekas pijakan Putri Jelita dan anaknya memercikkan mata air. Seiring waktu, air yang mengalir dari mata air semakin besar. Dan akhirnya menjadi danau yang luas. Danau tersebut sekarang dikenal sebagai Danau Toba.

Pesan moral
Cobalah untuk menjaga dan menepati janji. Dan jangan pernah menyakiti perasaan orang lain.


Itulah Cerita Anak Danau Toba Dan Putri Ikan yang dapat memberikan pelajaran untuk sahabat sastraindo yang telah menjadi ayah dan ibu untuk senantiasa belajar sabar untuk menghadapi tingkah laku anak.