Semuanya akan mengalami fase dimana kesedihan menjadi teman, air mata terlalu banyak bicara, harapan tak lagi bercahaya dan rindu yang tak lagi ada.

Kegalauan semuanya terasa cepat menghampiri dan terlalu lama tinggal, setiap detik, menit, jam, hari, bulan bahkan tahun selalu setia menemani dan menghantui perasaan.
Kumpulan Puisi Galau yang Teramat
Apakah akan ada masa dimana seseorang datang mengulurkan tangan yang lama menggenggam kepedihan karena kegalauan yang tak kunjung hilang diujung perjalanan cinta. Atau semuanya seperti cerita dongeng yang akan berakhir bahagia tanpa ada yang terluka.
Memiliki kegalauan sesekali memang ada, untuk memberikan cinta mendatang lebih bahagia dan tak lagi media pembelajaran rasa.

Kumpulan Puisi Galau yang Teramat

Sebuah cerita
Aku memiliki satu-satunya tawa
yang hanya bisa keluar bila kau hadir.
Tawa yang renyah, disertai rona-rona di pipi.
Aku rindu bisa tertawa seperti itu. Lagi.

Telah lama sudah kita menjalani hidup masing-masing
kini kau bahagia bersama yang lain,
dan aku masih suka tertawa bila ingat tawamu.
Tawamu itu unik, mengandung kelembutan.
Dan tawaku tawa yang pendek, seperti tersedak
tetapi tidak sakit.

Mungkin, ada cerita yang mengganjal.
Cerita yang aku tidak rela menamatkan.
Namun, hidup tanpamu bukan berarti tanpa tawa.
Aku punya banyak tawa, tawa yang kuat,
suara yang cukup kuat untuk meredam
jerit hati yang masih berharap
cerita kita dapat dilanjutkan.
Oleh: zarryhendryc

Kau lah
gerimis yang mengabut
yang tidak lebih hanya
dari doa-doa yang kusebut.
Sementara aku
adalah hujan yang tak ingin reda.
Jatuh cinta dalam pelukanmu
mengembun dalam ketidak pastian.
Oleh: aulana

Air dan Api
Sebenarnya mustahil cinta
dan benci bisa bertempat
di dalam satu hati. Tapi kau
berhasil melakukannya kepadaku.
Oleh: gerakgeriklangit

Kau sajak sederhana
kelak kau akan jadi sajak sederhana
yang tak habis kubaca. di hari-harimu
bersamanya.
Oleh: j

Sayup sayup
kau pergi, lalu sepi memakamkan diri di
dadaku; dan lirih doa kenangan
sayupsayup terdengar.
Oleh: dipdipbud

Sayang dan benci
Jangan pernah menambatkan harapan pada
orang lain.

Semua orang akan berubah. Tidak ada yang
menjamin besok lusa, orang yang hari ini
amat kita sayangi, ternyata menjadi orang
yang paling kita benci.
Oleh: tereliye

Aku ada dimana?
Di matamu, aku melihatnya.
Dalam benakmu, aku menemukannya.
Di hatimu, dia bersamayam.
Pada dirimu, dia masih tinggal.

Lantas, aku ada dimana?
Oleh: wordhunter

Sebatas nyaris
mungkin aku dan kamu hanya sebatas nyaris
dan tak akan pernah teragis
daripada harus lebih banyak lagi yang teriris
akhir kisah kita memang sedemikian miris
aku dan kamu tak pernah simestris
Oleh: sangjuwita

Kita hanya sebuah kebetulan
Kita bukan dua orang yang saling jatuh
cinta, kita hanyalah satu kebetulan
yang bertemu dengan lukanya masing-
masing, bedanya adalah kau kemudian
kembali pada ingatanmu, dan kemudian
aku jatuh padamu, kau kembali bersuka
cita, aku menambah intensitas duka.
Oleh: bulangerimis

Sebatas teman
kau menyayangiku
sebatas teman.
aku menemanimu
di batas sayang.
Oleh: zh

Kita sudah terlalu diam
aku dan kau sudah terlalu lama diam,
sayang. hingga pada papun yang kita
lakukan hanya membuat rindu kian
menggumpal dan menjelma kebencian.
Oleh: aksaratua

Kita selesai
Kita sudah selesai. Jalan itu sudah
bersimpang. Kapal sudah menepi. Hari
hari lalu biarlah terlewat. Jangan
memaksakan tinggal untuk hal-hal yang
selayaknya pergi.
Oleh: boycandra

Lepaskanlah
Jika memang tak pernah ada juga kamu
di matanya, barangkali sudah saatnya
kamu melepaskan dia dalam doamu.
Oleh: boycandra

Kita yang tak lagi sefaham
Seolah-olah tak ada lagi yang bisa kita
bicarakan. Kamu masih saja bersikukuh
dengan egomu. Dan aku masih saja
pura-pura tak rindu.
Oleh: aidicted

Belajar dari hujan
Terimakasih untuk sesuatu yang telah
kau buat berantakan. Setelah belajar
dari hujan aku mulai paham, bahwa
terjatuh itu pasti akan terulang
Oleh: jadaaaaaaaaah

Terimakasih
Bagaimanapun nanti, terima kasih
sudah pernah jadi kemungkinan yang
tak henti aku semogakan.
Oleh: daniel

Kumpulan puisi galau diatas merupakan aksara yang menjelma rasa, disemogakan menjadi perwakilan hati sahabat aksaraindo yang sedang galau. Semoga lekas sembuh.