Memiliki pasangan yang awalnya menjadi baik-baik saja, kemudian tiba-tiba berubah menjadi seperti orang yang tidak kita kenal. Yang awalnya perhatian sekarang cuek, yang tadinya mengabarkan sekarang mengabaikan, dan yang biasanya tinggal sekarang meninggalkan.

Terlebih mengetahui bahwa orang yang kita cintai ternyata mencintai orang lain yang menurutnya lebih baik dari kita. Sangat menyakitkan hati, padahal kita sudah mempertaruhkan semuanya, tapi hanya disia-siakan olehnya.

Puisi Patah Hati Karena Mantan Selingkuh
Sudah seperti itu, ia memutuskan meninggalkan, dan kita yang disalahkan, sakit hati yang tidak biasa dan tidak bisa semudah itu untuk disembuhkan.

Puisi Patah Hati Karena Mantan:


Tiba-tiba
Kadang jodoh
begitu kejam ya?
Dia yang usahanya
tak seberapa,
datang tiba-tiba
dan mendapatkan
segalanya.
Termasuk hatinya,
yang telah lama
dikejar namun tak
kunjung didapat.
Oleh: Gunk

Dia
Dia yang usahanya
sederhana, dapat
dipercaya
menggamit
tangannya dan
mendapat kasih
sayangnya.
Oleh: Gunk

Salah
Kadang jodoh
begitu kejam.

Yang berusaha
membahagiakan,
justru yang harus
merayakan
kepergian.

Yang berusaha
memberi kenangan,
sekarang harus
meberitakan
kehilangan.
Oleh: Gunk

Siaku
Yang berusaha
mengukir sejarah,
sekarang harus
berakhir dengan
luka berdarah.

Jodoh memang
sekejam itu ya?
Oleh: Gunk

Usai
Kadang jodoh
memang begitu
kejam.

Yang berusaha memenangkan
hatinya kadang
harus mengakui
kekalahan demi
bahagianya.

Yang berusaha
memberikan kisah
di tiap
pertemuan,
sekarang harus
memberikan
kenangan
perpisahan.
Oleh: Gunk

Kelar
Yang berusaha
membangkitkan
senyum
bahagianya,
sekarang harus
berbahagia
melihatnya
tersenyum dengan
lelaki
pilihannya.
Oleh: Gunk

Waktu,,, Kesendirian,,
Juga tentang
orang yang sok
menguatkan,
begitu kejamnya
berkata:
“sudahlah relakan, wanita tak cuma dia.
Tuhan pasti memberimu yang lebih baik.”

Tanpa tahu
skenario apa yang
telah terjadi,
pengorbanan yang
telah diberi, dan
kisah yang telah
dilalui.
Oleh: Gunk

Aku saja
Kisahmu denganku
mungkin tak
berakhir manis
layaknya dongeng
yang selalu kita
rencanakan dan
bicarakan tiap
aku bersitatap
dengan senyummu.
Tapi, aku yakin
wanita tak cuma
kamu, dan Tuhan
akan memberiku
yang lebih baik
darimu.
Oleh: Gunk

Kepergianmu
Kau pergi, aku terima.
Tapi ada satu hal yang tak
aku suka.
Kau datang seenaknya,
Seperti hujan yang datang
secara tiba-tiba.
Oleh: KahfiArbait

Pergimu
Tak ada yang setiba-tiba pergimu,
bahkan kepulangan langit biru
ditandai senja lebih dulu.
Oleh: wildan

Menjauh
Tak perlu berfikir bagaimana caranya
menjauh. Cukup diam saja sudah
menjadi jarak.
Oleh: penagenic

Luka
Berkali-kali sudah kutekankan pada diri sendiri
bahwa aku tak mencintainya,
tapi sialnya ketika ia pergi rasanya
mendadak seperti ada luka yang tak
kasat mata.
Oleh: mbeer

Kesendirian
Pada detik ke sekian, detakku retak oleh jarak.
Pada menit kesekian, derasku serat oleh
jerat.
Pada pukul kesekian, aku dipukul telak
oleh kesendirian.
Oleh: fm

Lupa? Kita?
Mungkin dengan melupakan kita akan
belajar untuk memaafkan.
Oleh: aini

Semudah itukah?
Dia pergi. Dia berfikir, segalanya dapat
dia akhiri. Dia tidak tahu, setelah dia pergi,
rindu, duka, dan doa-doaku semakin sulit
diakhiri.
Oleh: elsyasefira

Dahulu kita
Dua orang yang terlalu sibuk
saling menyalahkan,
tidak akan sempat mengingat alasan
kenapa mereka berdua dipersatukan
Oleh: anginan

Senyap
Bermula dari bertukar kabar, lalu saling
ciptakan debar, namun ketika terasa
hambar, pelan pelan kita menghindar
Oleh: dramagenic

Kesemogaan
Kita semua pernah berada di fase, di mana sering
mendoakan seseorang yang kita sayang. Dan orang
tersebut, yang sedang mendoakan orang lain yang ia
sayang. Begitulah; hidup hanya perihal doa-doa yang
tak pernah selesai. Akan tetapi, setiap doa selalu
punya tujuan.
Oleh: yogoanumertaa

Sesak-it
Serasa ada yang bangkit dan
memenuhi rongga dada seketika, saat
kembali kueja satu nama dari lipatan
waktu yang tak mampu lagi kutempuh.
Oleh: mocoati

Berantakan
Kau yang berulah, kenapa kau yang
merasa tersakiti? kau yang membuat
semuanya berantakan. Kenapa kau
yang menyalahkan? Bukankah harusnya
kau menyadari, segala kemalangan ini
sebab ulahmu sendiri.
Oleh: boycandra

Sudahlah, sudahi
Lihat sekejap langsung berharap, pesan
diumbar berbekal khayal. Tarik ulur kian
binal; selisik agar asyik, merasuk untuk
masyuk. Juma belum digelar, hati
sudah tewas diterkam kata pada layar.
Oleh: wiranigara

Harap yang terbakar
Harap itu kini telah berubah menjadi abu.
terbakar habis oleh hati yang cemburu.
sebab, mencintaimu tidak hanya cukup
dengan kata mampu. Melainkan, sabar
dan tabah juga perlu.
Oleh: rudyarbany

Itulah Puisi Patah hati yang menyedihkan, karena mantan yang pernah berjanji sehidup semati meninggalkan kita demi orang yang belum tentu apakah bisa membahagiakan atau hanya sekedar melukai kemudian melupakan