Mencintai seseorang berarti harus menyiapkan semuanya, mulai dari bahagia sampai kesedihan yang akan datang seperti maut yang pasti. Kegalauan karena ditinggal kekasih misalkan yang membuat kita akan merasakan tidak nyaman yang hakiki- entah galau ditinggal sang kekasih atau sedang bertengkar dengan sang kekasih.

Setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk melampiaskan kegalauanya, ada yang tidur seharian, ada yang menangis, ada juga yang memilih untuk mewakili perasaanya dengan puisi. Selain terasa diwakilkan dengan puisi seorang yang galau bisa membagikan ke status agar bisa dilihat oleh sang kekasih.



"Tak ada kesedihan yang sia-sia.
Waktu akan mengumpulkan pecahan-pecahannya
untuk menyusun kebahagiaanmu suatu ketika.

Kesedihan bisa digunakan
untuk menggarisbawahi kebahagiaan

Setiap orang akan menyeduh kesedihan
dan kebahagiaanya di secangkir teh atau kopi
dan meminum airmatanya sendiri."
Oleh: Joko Pinurbo

Sajak ini doa, tangan yang menampung luka
yang menjagamu, agar kau takpernah merasa
sendiria,
dan ditinggalkan.
Oleh: Agus Noor

Hatimu Ingat

Bila kau sudah melupakanku,
ingatlah pesanku ini,

kepalamu takkan pernah
bisa melupakan apa
yang telah

hatimu ingat.

Oleh: Karizunique

Aku Ingin

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikanya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
(1989)
Oleh: Sapardi Djoko Damono

Dalam Hati

Segala yang ada
di depan mata,

takkan pernah
sanggup menandingi
ia yang sudah

ada di dalam hati.
Oleh: Karizunique

Setiap daripada kalian adalah seorang pecinta
Dan bertanggungjawab atas air mata kekasihnya
Oleh: usmanarrumy

Kelak akan ada gilirannya;
kau yang menunggu,
dan aku
: yang tak pernah datang.
Oleh: ikhwanufillah

Mengapa kautinggalkan aku
sebelum sempat kurapikan lagi waktu?
Betapa lekas cium menjadi bekas.
Betapa curangnya rindu.
Oleh: Joko Pinurbo

Kembali kepadamu memang terlihat menggoyahkan.
Kau pernah kusebut sebagai yang terbaik,
kau pernah kucintai dengan begitu baik.
Namun, tidakkah kau ingat?
kau pernah pergi mencari yang lebih baik.
Oleh: Mbeer

Kita sepakat untuk mematahkan
janji yang sama, janji ketika
mata dan hati kita
bertemu untuk pertama kalinya.
Oleh: Raesaka

Sedang kubungkus sepi ini lewat
sebuah pesan yang kukirimkan
kepadamu. Agar kau tahu, sunyi ini juga
butuh kau temani.
Oleh: Atrenal

Aku lebih dulu menemukan kehilangan
dan kau baru saja kehilangan
pertemuan. Sepertinya, Tuhan
menginginkan kita berjalan
berdampingan.
Oleh: Akarpena

Dimatamu aku terjatuh. Disenyummu
aku terjebak. Dihatimu aku kehilangan
arah pulang.
Oleh: Hendrylabuh

Tak perlu berfikir bagaimana caranya
menjauh. Cukup diam saja sudah
menjadi jarak.
Oleh: Penagenic

Patah hati bukan menjadi awal
keruntuhan atau kejatuhanmu. Patah
hati akan kau rayakan sebagai hari
lahirmu yang kedua.
Oleh: Yoga Anumerta

Akhirnya aku memahami, bahwa
taku punya pilihan bukanlah
hal terburuk yang bisa terjadi. Hal
yang terburuk adalah ketika kau
memiliki dua hal untuk dipilih,
namun salah satu tak mungkin bisa
kau pilih dan satunya lagi tak
pernah ingin kau pilih. Tak ada
yang lebih buruk dan lebih rapuh
dari sebuah ketidaktentuan

Seperti situasiku:
Aku hanya melihat masa depanku
denganmu, atau tidak dengan
siapa-siapa.
Oleh: Telor Sejati

Berkali-kali sudah kukatakan pada diri sendiri
bahwa aku tak mencintainya,
tapi sialnya ketika ia pergi rasanya
mendadak seperti ada luka yang tak
kasat mata.
Oleh: Mbeeer

Jodohmu mungkin terlewat. Ada yang
diam-diam mencintai tapi hanya berani
menjadi teman.
Oleh: dioxjep

Beri tahu saya cara
mengatasi kebisingan,
Saya lelah tiap kali namanya
melulu terngiang.
Oleh: makhlukbergincu

Terimakasih; atas semua cinta,
yang hanya berujung semu.
terimakasih; atas semua rindu,
yang tak pernah berujung temu.
inilah saatnya, untuk aku melepasmu.
sebab, aku tahu. bahagiamu bukanlah denganku.
Oleh: RudhyArbany

Hujan, redalah sebentar saja.
Agar kau mengerti,
kesedihan tak membutuhkan
begitu banyak air mata.
Oleh: sabdaliar

Tidak ada perpisahan
yang tidak menyakitkan,
kecuali tidak pernah ada
rasa didalamnya.
Oleh: Mutiaamalia

Pada setiap kalimat :
"jalani saja dulu" adalah harapan
bertahan, yang akan pergi secara
perlahan.
Oleh: PutriPratama